Tampilkan postingan dengan label Kwan Im. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kwan Im. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 Mei 2015

Patung Budha Jalahud Berdiri 3

Kode Barang : JA-PD008
Nama Barang : Patung Budha Jalahud Berdiri 3

Patung budha Jalahud Berdiri 3 merupakan salah satu produk patung dari Jaya Antika, Patung Budha duduk ini tersedia dengan berbagai ukuran dan beberapa posisi, anda bisa memesan dengan ukuran dan posisi yang anda inginkan. Patung budha Jalahud Berdiri 3 ini terdapat beberapa pilihan material atau bahan sesuai dengan keinginan anda.
patung budha jalahud

Detail Patung Budha Jalahud Berdiri 3

Rabu, 03 Desember 2014

Meja Altar Klenteng

Kode : JA-MK001  
Nama : Meja Altar Klenteng
 meja altar
  • Meja Altar produk dari Jaya Antika Furniture Jepara terbuat dari kayu jati pilihan dengan motif dan desain yang indah khas klenteng dengan kombinasi warna dan ukiran yang sangat indah. Meja altar ini sangat cocok ditempatkan di dalam rumah anda untuk tempat pemujaan maupun untuk ditempatkan diruangan ibadah anda.
Detail Meja Altar Klenteng
  • Meja altar ini terbuat dari kayu jati pilihan dan dikerjakan dengan sangat teliti dan detail oleh tukang kayu yang sudah sangat berpengalaman dalam pembuatan mebel. Proses pembuatan meja altar ini disesuaikan dengan keinginan dari pemesan baik mengenai ukuran maupun motif ukiran yang diinginkan, serta warna finishing yang diinginkan. Standard ukuran yang biasa kita gunakan untuk meja altar ini adalah panjang 110 dengan lebar 50 dan tinggi 90 cm. Meja ini dilengkapi dengan laci tipis yang bisa digunakan untuk tempat buah serta terdapat ukiran naga yang melambangkan keberuntungan bagi pemiliknya.
Finshing Meja Altar Klenteng
  • Warna finishing untuk meja altar ini disesuaikan dengan permintaan dari pemesan, untuk itu kami selalu membuat meja altar ini masih dalam bentuk mentah / unfinish atau belum pewarnaan. Untuk proses finishing meja altar ini kami melakukan tiga tahapan proses penghalusan, penghalusan pertama dilakukan dengan menggunakan amplas no.80 , amplas ini merupakan amplas yang kasar dengan tujuan untuk menghaluskan semua permukaan bekas dari tukang kayu yang masih tersisa. Penghalusan kedua dilakukan dengan menggunakan amplas no 120 atau 150 , amplas ini termasuk kategori amplas halus dengan tujuan untuk memadatkan serat kayu serta lebih menghaluskan permukaan kayu. Selanjutnya dilakukan tahap pendasaran warna dengan bahan finishing yang sesuai standar nasional untuk menutup pori pori dari permukaan kayu, sehingga terlihat lebih padat. Sebelum proses pewarnaan dilakukan proses penghalusan yang terakhir dengan menggunakan amplas no 180, tentunya amplas yang lebih halus yang dimaksudkan untuk mendapatkan kehalusan yang lebih merata, sebelum dilakukan proses pewarnaan. Untuk warna finishing tinggal disesuaikan permintaan dan terakhir dilakukan top coat untuk memelihara warna tetap sesuai dengan warna yang diinginkan. Bahan finishing yang kami gunakan sesuai dengan standar nasional sehingga terjaga kualitas dan keamanannya bagi lingkungan.
Jual Meja Altar
  • Jaya Antika merupakan salah satu produsen mebel dari daerah Jepara, selain memproduksi mebel altar ini, kami juga memproduksi kelengkapan lain untuk klenteng seperti patung, Kio, Tandu. Jaya Antika juga memproduksi mebel untuk keperluan rumah anda, restoran maupun untuk kantor anda. Meja Altar ini mempunyai harga yang kompetitif sesuai dengan kualitas produk, untuk pembelian lebih dari 3 pcs kami berikan harga khusus. Kami juga menerima pesanan mebel dari gambar atau desain anda.

Senin, 26 Mei 2014

Patung Kayu Dewi Kwan Im

Kode : JA-PD021 a
Nama : Patung Dewi Kwan Im
  • Dewi Kwan Im / Guan Yin adalah penjelmaan Buddha Welas Asih di Asia Timur. Kwan Im sendiri adalah dialek Hokkian dan hakka yang dipergunakan mayoritas komunitas Tionghoa di Indonesia. Nama lengkap dari Kwan Im adalah Kwan She Im Phosat / Guan Shi Yin Pu Sa yang merupakan terjemahan dari nama aslinya dalam bahasa Sanskerta, Avalokitesvara.Ketika agama Buddha memasuki Tiongkok (Masa Dinasti Han), pada mulanya Avalokitesvara Bodhisattva bersosok pria. Seiring dengan berjalannya waktu, dan pengaruh ajaran Taoisme serta Kong Hu Cu, menjelang era Dinasti Tang, profil Avalokitesvara Bodhisattva berubah dan ditampilkan dalam sosok wanita.
  • Dalam sejumlah kitab Budhisme Tiongkok klasik, disebutkan ada 33 (tiga puluh tiga) rupa perwujudan Kwan Im Pho Sat, antara lain :
  1. Kwan Im Berdiri Menyeberangi Samudera
  2. Kwan Im Menyebrangi Samudera sambil Berdiri di atas Naga
  3. Kwan Im Duduk Bersila Bertangan Seribu
  4. Kwan Im Berbaju dan Berjubah Putih Bersih sambil Berdiri
  5. Kwan Im Berdiri Membawa Anak
  6. Kwan Im Berdiri di atas Batu Karang/Gelombang Samudera
  7. Kwan Im Duduk Bersila Membawa Botol Suci & Dahan Yang Liu
  8. Kwan Im Duduk Bersila dengan Seekor Burung Kakak Tua
Patung Kayu Dewi Kwan Im
  • Selain perwujudan Kwan Im yang beraneka bentuk dan posisi, nama atau julukan Kwan Im (Avalokitesvara) juga bermacam-macam, ada Sahasrabhuja Avalokitesvara (Qian Shou Guan Yin), Cundi Avalokitesvara, dan lain-lain. Walaupun memiliki berbagai macam rupa, pada umumnya Kwan Im ditampilkan sebagai sosok seorang wanita cantik yang keibuan, dengan wajah penuh keanggunan .Selain itu, Kwan Im Pho Sat sering juga ditampilkan berdampingan dengan Bun Cu Pho Sat dan Po Hian Pho Sat, atau ditampilkan bertiga dengan : Tay Su Ci Pho Sat (Da Shi Zhi Phu Sa) – O Mi To Hud – Kwan Im Pho Sat.
Detail Patung Kayu Dewi Kwan Im

Rabu, 23 April 2014

Meja Altar Ukir Naga

Kode Barang : JA-MK005
Nama Barang : Meja Altar Ukir Naga
  • Meja Altar ukir Naga digunakan untuk tempat peribadatan dan juga tempat dewa-dewa, dengan hiasan ukir yang indah dan rapi serta detail. Meja altar ukir naga ini tersedia dengan berbagai pilihan model dan ukuran dengan warna yang disesuaikan dengan permintaan.
meja altar1 
  Detail Meja Altar Ukir Naga

Rabu, 09 April 2014

Patung Kayu Dewa Bumi

Kode : JA-PD022a
Nama : Patung Kayu Dewa Bumi
  • Fu De Zheng Shen, secara umum disebut sebagai Tu Di Gong (Thouw Te Kong – Hokkian) adalah Dewa bumi. Karena merupakan salah satu dewa yang tertua usianya, maka beliau sering juga disebut sebagai Hou Tu. Di semua tempat, Tu Di Gong / Dewa Bumi biasanya di tampilkan dalam bentuk yang kurang lebih sama yaitu seorang tua, berambut dan berjenggot putih, dengan wajah tersenyum ramah. Biasanya Tu Di Gong / Dewa Bumi selalu tampak menggenggam sebongkah uang emas di tangan kanannya. Tu Di Gong yang dipuja di dalam rumah umumnya tanpa pasangan. Adakalanya sang Dewa Bumi ditemani oleh seekor harimau. Harimau ini biasanya disebut Hu-jiang-jun(Houw Ciang Kun – hokkian), ia dianggap dapat membantu Tu Di mengusir roh-jahat dan menolong rakyat dari malapetaka.
Dewa Bumi 
  Detail Patung Kayu Dewa Bumi